Waspadai Penyakit Di Musim Hujan

Musim hujan telah tiba. Petir Menggelegar dan hujan deras mengguyur kini menjadi santapan hari-hari kita. Sepertinya musim hujan kali ini datang lebih cepat dan berlangsung lebih lama dari biasanya.

Sejatinya musim hujan membawa banyak manfaat bagi manusia, namun dibalik manfaat itu terselib juga marabahaya. Diantaranya muncul beberapa penyakit yang bisa membahayakan kesehatan, Seperti diare, influensa, leptospirosis, tifus juga demam berdarah (DB). Ada juga demam cikungunya yang gejalanya mirip DB. Nah, agar musim hujan tidak membawa malapetaka, kita perlu mewaspadai penyakit-penyakit yang akan tiba dan menjaga diri dengan melakukan tips berikut ini.

Flu. Penyakit influensa merupakan penyakit yang paling banyak diderita orang dimusim hujan. Penyakit ini disebabkan oleh virus yang dapat ditularkan melalui kontak langsung. Bisa juga lewat mata, hidung atau pun mulut. Untuk menghindarinya cucilah tangan dengan sabun, kalau bisa dengan air hangat.

Demam Berdarah (DBD)

Penyakit DBD ini disebabkan oleh virus degue,yang hidup dalam air liur nyamuk   Aedes Aegepty betina. Penyakit ini biasanya ditularkan melalui gigitan nyamuk  antara pukul 09.00 sampai 12.00. Namun sekarang perlu lebih berhati-hati, karena ternyata nyamuk  aedes ini juga bergentayangan dimalam hari.

Gejala timbul akibat  peyakit ini adalah sakit kepala, nyeri otot, dan panas tinggi, timbul bintik-bintik merah di badan hingga pendarahan dari mulut. Upaya-upaya yang perlu dilakukan untuk menghindari penyakit ini adalah menggunakan kelambu ketika tidur siang atau menggunakan obat anti nyamuk. Dan jangan lupa melakukan gerakan 3M (menutup, menguras, mengubur) tempat penampungan air yang bisa menjadi tempat nyamuk bersarang dan bertelur.

Diare, Penyakit ini disebabkan oleh virus, bakteri, dan jamur yang terdapat dalam makanan atau minuman yang dikonsumsi. Gejalanya buang air besar terus-menerus dengan kondisi feses agak cair. Diare dapat menyebabkan dehidrasi,yang diakibatkan karena keluarnya cairan secara berlebihan dari dalam tubuh manusia.

Untuk menghindari diare lakukanlah pola hidup sehat. Jangan mengkonsumsi makanan sembarangan, dan hindari minum air mentah. Pertolongan pertama yang harus dilakukan menolong penderita diare adalah minum oralit (larutan gula garam).Bila tidak ada oralit, usahakan minum teh manis hangat untuk mencegah dehidrasi.

Leptospirosis.  Penyakit ini disebabkan oleh kuman Leptospira yang ada pada air seni tikus. Penularan penyakit ini melalui air, tanah, atau tanaman yang telah dikotori hewan pembawa Leptospira yang masuk ke dalam tubuh melalui selaput lendir mata, hidung, dan kulit yang lecet atau makanan yang terkontaminasi kuman.

Gejalanya mirip penyakit flu, yakni demam tinggi, sakit kepala, lesu, muntah-muntah, radang mata, dan nyeri punggung. Jika tidak segara diatasi, kuman akan merusak pembuluh darah, fungsi ginjal radang hati, paru, jantung dan membuat sesak nafas. Pencegahannya adalah dengan mengamankan makanan dan minuman dari tikus, cuci bersih anggota tubuh sebelum makan, jaga kebersihan lingkungan dan cegah tikus masuk ke rumah.

Dari berbagai tindakan pencegahan di atas, yang paling penting dilakukan adalah memperkuat daya tahan tubuh kita. Caranya dengan memperbanyak konsumsi buah-buahan, khususnya yang mengandung Vitamin C. Perbanyak konsumsi makanan bergizi. Istirahat dengan cukup, olah raga, perbanyak minum air putih dan hindari stres….

Posted on 21 April 2012, in Kesehatan. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: